Cari Blog

Memuat...
Artikel (12) Religi (3) Techno (3) Wisata (4)

Minggu, 27 Maret 2011

Mengenal Wireless

Wireless LAN
A. Pengertian Jaringan Wireless
Jaringan Wireless merupakan sebuah jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel sebagai media untuk berkomunikasi, melainkan menggunakan gelombang radio. Gelombang radio tersebut dapat dibedakan menjadi dua spektrum gelombang radio, yaitu Direct Squence Spread Spectrum (DSSS) dan Frequency Hopping Spread Spectrum (FHSS).

Pada FHSS, frekuensi sinyal pembawa data akan berpindah sesuai dengan pola tertentu. Pengiriman data pada pola FHSS biasanya menggunakan 4 buah frekuensi secara bersamaan. Sedangkan pola DSSS data yang akan dikirim akan dibagi menjadi paket-paket data yang lebih kecil dan akan dikirim melalui frekuensi yang berbeda sehingga pola DSS secara teoritis akan menghasilkan proses transfer data lebih cepat karena jumlah frekuensi yang digunakan tidak terbatas.
Jaringan Wireless mempunyai standarisasi yang telah ditentukan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) pada tahun 1997 yang terdiri atas tiga standarisasi yaitu 802.11a, 802.11b, 802.11g. Dibawah ini adalah tabel perbedaan ketiga standarisasi tersebut.


Standart 802.11a 802.11b 802.11g
Kompatibilitas IEEE 802.11a IEEE 802.11b IEEE 802.11b dan 802.11g
Jumlah Channel 8 non-overlapping 3 non-overlapping 3 non-overlapping
Jangkauan didalam ruangan 12 m @ 54 Mbps, 91 m @ 6 Mbps 30 m @ 11 Mbps, 91 m @ 1 Mbps 30 m @ 54 Mbps, 91 m @ 1 Mbps
Jangkauan diluar ruangan 30 m @ 54 Mbps, 305 m @ 6 Mbps 120 m @ 11Mbps, 460 m @ 1 Mbps 120 m @ 54 Mbps, 460 m @ 1 Mbps
Data rates 54, 48, 36, 24, 18, 12, 8 dan 6 Mbps 11, 5.5, 2 dan 1 Mbps 54, 48, 36, 24, 18, 12, 9 dan 6 Mbps
Modulasi dan frekuensi Orthogonal Frequency Division Multiplexing, 5 Ghz Direct Squence Spread, 2,4 GHz Orthogonal Frequency Division Multiplexing, 2,4 GHz

Jaringan wireless mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan jaringan yang menggunakan kabel sebagai media untuk berkomunikasi. Kelebihan itu diantaranya sebagai berikut.
  • Pengkabelan
Pada jaringan wireless, sistem pengkabelan dapat diminimalkan atau bahkan dapat dihilangkan. Hal itu tidak dapat dilakukan oleh jaringan yang menggunakan media kabel sebagai alat untuk komunikasi atau disebut sebagai jaringan Konvesional. Karena pada jaringan konvesional setiap komputer pada jaringan tersebut dihubungkan dengan kabel sehingga pengkabelan pada jaringan ini merupakan hal utama.
  • Pengecekan pada saat terjadi masalah
Jika pada jaringan konvesional salah satu komputer tidak dapat terhubung kedalam jaringan, salah satu penyebabnya yaitu kabel. Jika hal itu terjadi maka kita harus memeriksa kabel tersebut hingga menemukan bagian yang rusak yzng membuat kita harus bekerja ekstra. Masalah tersebut tidak akan terjadi pada jaringan Wireless.
  • Jarak
Jarak merupakan salah satu kendala bagi jaringan konvesional. Karena jarak maksimum yang dapat dijangkau sekitar 100 meter. Sehingga untuk menghubungkan dua jaringan di dua tempat yang sangat berjauhan letaknya tidak mungkin menggunakan kabel sebagai penghubungnya, oleh karena itu digunakan wireless untuk menghubungkannya.
  • Mobilitas
Dengan jaringan wireless, seorang user yang masih dalam daerah jangkauan (coverage area) dapat dengan mudah berpindah tempat tanpa harus terikat dengan tersedia atau tidaknya kabel untuk koneksi.
Hal diatas merupakan kelebihan menggunakan jaringan wireless. Namun dalam berkomunikasi jaringan wireless mempunyai beberapa aturan yang harus dipenuhi oleh seorang user yang akan berkomunikai menggunakan jaringan ini. Aturan tersebut diantaranya sebagai berikut.
  • Seluruh perangkat keras wireless yang digunakan harus bekerja pada frekuensi dan sistem modulasi yang sama.
  • Gunakan perangkat keras wireless yang menggunakan standart wireless yang sama meskipun perengkat keras tersebut berasal dari vendor yang berbeda.
B. Perangkat Wireless
1. Access Point
Access Point atau sering disingkat AP merupakan perangkat penting yang akan selalu digunakan jika kita akan membangun suatu Jaringan Wireless. Access Point berfungsi sebagai titik akses yang menghubungkan komputer-komputer kedalam sebuah jaringan dengan kata lain Access Point fungsinya sama dengan HUB atau Switch pada jaringan konvesional.
Tetapi, jika pada jaringan konvesional yang menggunakan HUB atau Switch, komputer yang dapat terhubung tergantung pada jumlah port yang tersedia pada HUB atau Switch. Sedangkan pada jaringan wireless tergantung pada Access Point yang kita gunakan, karena ada suatu access point yang hanya mendukung jumlah koneksi hingga 10 koneksi. Hal lain yang mempengaruhi koneksi yaitu lalu lintas data pada Access Point, semakin besar lalu lintas data yang beredar maka kemungkinan tingkat koneksi semakin kecil.


2. Wireless LAN Card
Wireless LAN Card merupakan Ethernet Card Wireless yang dipasang didalam komputer yang menggunakan slot PCI agar komputer tersebut dapat terhubung kesebuah jaringan wireless.

3. Wireless PCMCIA
Wireless PCMCIA merupakan wireless card yang digunakan pada komputer laptop yang dipasang pada slot PCMCIA.

4. Wireless USB
Wireless USB merupakan perangkat alternatif untuk jaringan wireless. Wireless USB dapat digunakan sebagai pengganti dari wireless LAN Card atau wireless PCMCIA.
Ada 2 jenis wireless USB yaitu Wireless USB Stick dan Wireless USB Adapter yang secara teknis kedua perangkat USB Wireless ini memiliki spesifikasi yang hampir sama, namun untuk jangkauan Wireless USB Adapter lebih unggul.

C. Topologi Wireless
Dalam jaringan konvensional, terdapat beberapa jenis topologi yaiu star, ring, bus, mesh dll. Pada jaringan wireless hanya terdapat 2 jenis topologi yaitu topologi ad hoc dan topologi infrastructure.

1. Topologi ad hoc
Topologi ad hoc adalah topologi jaringan wireless dimana komputer terhubung secara langsung tanpa menggunakan Access Point. Sehingga komunikasi langsung dilakukan melalui masing-masing perangkat wireless (Wireless LAN Card, PCMCIA, Wireless USB) yang terdapat pada komputer atau notebook. Topologi ad hoc ini mempunyai prinsip kerja yang sama dengan prinsip kerja peer to peer (jaringan konvensional).

Gambar topologi ad hoc

2. Topologi Infrastructure
Topologi infrastructure adalah topologi jaringan wireless dimana komputer-komputer dalam sebuah jaringan terhubung melalui Access Point. Jadi setiap komputer yang hendak berhubungan satu dengan yang lain harus melewati Access Point terlebih dahulu, baru kemudian dapat menggunakan sumber daya yang ada di dalam jaringan.



Gambar topologi Infrastructure

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar